Event – Persaingan medali dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) IX 2025 semakin ketat. Kota Malang kini berhasil memangkas jarak perolehan medali emas dengan Kota Surabaya yang masih bertengger di puncak klasemen sementara.

Berdasarkan data dari KONI Kota Malang per Selasa pagi (24/6/2025), Surabaya masih memimpin dengan 26 emas, 16 perak, dan 17 perunggu, mengumpulkan total 153 poin. Sementara itu, Kota Malang menyusul di posisi kedua dengan 21 emas, 12 perak, dan 9 perunggu yang mengantongi 117 poin.

Posisi ketiga diduduki Kabupaten Sidoarjo yang mengoleksi 13 medali emas, 9 perak, dan 14 perunggu (84 poin), diikuti Kabupaten Mojokerto di urutan keempat, serta Kabupaten Malang yang menempati posisi kelima.

Sekretaris KONI Kota Malang, Joko Purwosusanto, menyampaikan rasa bangga terhadap perjuangan para atlet Kota Malang. Ia menyebut bahwa semangat juang para atlet turut didorong oleh antusiasme masyarakat yang hadir mendukung secara langsung di arena pertandingan.

“Perjuangan atlet dan semangat dari para suporter yang mulai memadati venue memberikan dampak positif. Hal ini memberi dorongan moral dan motivasi yang tinggi bagi atlet untuk tampil maksimal di setiap laga,” ungkap Joko.

Ia juga menegaskan bahwa data medali yang dirilis oleh internal KONI Kota Malang bersumber dari laporan satgas di lapangan yang mengacu pada data resmi dari website Porprov Jatim 2025. Menurutnya, perbedaan data dengan versi KONI Provinsi Jatim terkadang terjadi karena proses konfirmasi yang memerlukan waktu.

“Perolehan 21 emas versi satgas kami sudah valid dengan kondisi di lapangan. Kalau mengacu pada data KONI Provinsi, memang ada jeda karena mereka menunggu laporan resmi dari lokasi pertandingan,” jelasnya.

Joko menambahkan, perolehan medali ini masih akan terus bertambah seiring dengan masih berlangsungnya berbagai pertandingan dari sejumlah cabang olahraga. Ia pun menyampaikan keyakinannya bahwa Kota Malang mampu menambah pundi-pundi medali di hari-hari mendatang.

“Insyaallah, besok kemungkinan besar medali emas kita bertambah karena masih ada beberapa cabor yang akan bertanding. Teman-teman di lapangan sangat optimis,” tutup Joko.